8 Prinsip Agropreneurship Era Revolusi Industri 4.0

Tyas Dwi Saputra, Owner CV Pelangi Flora

Program Studi Agroteknologi UNIDA Gontor mengadakan Kuliah Umum pada Ahad, 3 Februari 2019 yang bertempat di Markaz Siroh UNIDA Gontor, Siman, Ponorogo. Kuliah Umum dengan peserta Mahasiswa UNIDA Gontor tersebut bertema “Agropreneurship dalam Menghadapi Tantangan Era Industri 4.0”. Terdapat 2 pemateri yang memberikan Kuliah Umum yaitu Ibu Tyas Dwi Saputra, S.P., M.P., yang merupakan Owner CV Pelangi Flora serta Bapak Hari Wahyu, S.P., yang merupakan Direktur Biocombee Indonesia. Dosen Agroteknologi UNIDA Gontor, Ustadzah Niken Trisnaningrum, S.P., M.Si., bertindak sebagai moderator. Kegiatan Kuliah Umum terdiri dari dua sesi yaitu penyampaian materi dan dilanjutkan diskusi tanya jawab.

Materi pertama disampaikan oleh Ibu Tyas Dwi Saputra, S.P., M.P. Beliau memaparkan bahwa saat ini penggunaan internet untuk berbisnis sudah sangat lazim dilakukan, bahkan tergolong meningkat dari waktu ke waktu. Konsumen saat ini kebanyakan gemar berbelanja online dikarenakan prosesnya yang mudah, praktis, dan dapat dilakukan di mana saja bahkan di tempat yang saling berjauhan. Berwirausaha di bidang pertanian (Agropreneurship) dapat disesuikan dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0. Ibu Tyas menerapkan Internet of Marketing dalam bisnisnya yang terdiri dari 3 aspek yaitu  toko online, social media, dan marketplace.

Hari Wahyu, Direktur Biocombee Indonesia

Materi kedua disampaikan oleh Bapak Hari Wahyu, S.P. yang menjelaskan mengenai suka duka berwirausaha. Beliau menerapkan 8 prinsip dasar dalam berwirausaha yaitu niat, berani memulai, memiliki tekad kuat, fokus, menjalin silaturahmi, menyederhanakan target, sesuai hobi, dan yang terakhir ialah pasrah kepada Allah SWT.  Proses menjadi seorang wirausaha dapat dimulai dari belajar kemudian berlatih dan bertindak sehingga nantinya mampu mencapai sukses berkelanjutan. Pada intinya modal utama berwirausaha bukanlah uang, melainkan keyakinan untuk tumbuh dan menang. (HNF/2019)

Artikel Terkait : Stadium General Program Studi Agroteknologi dengan tema “Agropreneurship”