Energi Alternatif Dari Aren dan Kelapa Pengganti Bahan Bakar Fossil

Permasalahan energi di seluruh dunia menjadi hal yang sangat memprihatinkan. Energi fossil telah mencapai puncak penggunaan sehingga perlu alternatif untuk penggantian. Berbagai negara berupaya menemukan berbagai sumber baru sebagai pengganti. Indonesia sebagai negara agraris dan negara tropis yang kaya dengan sumber nabati. Menurut Trianik Widyaningrum dan Listiatie Budi Utami dalam karya mereka yang diterbitkan oleh Gontor AGROTECH Science Journal ada empat sumber alternatif yang bisa dimanfaatkan yaitu Aren, Kelapa, Nipah dan Siwalan. Empat jenis tanaman tersebut banyak di jumpai di Indonesia di hampir semua pulau di Indonesia. Dari hasil uji penambahan (NH4)2H2PO4 pada keempat jenis bahan tersebut menunjukkan perubahan yang cukup signifikan pada produksi ethanol yang dihasilkan. Namun demikian kadar etanol tertinggi pada nira kelapa. Hal ini menunjukkan bahwa kelapa menjadi sumber potensial untuk pengganti bahan bakar fossil khususnya solar (diesel). Biodiesel dari kelapa ini menjadi sumber masa depan yang bisa dikembangkan lebih jauh.

Pada artikel ini juga disampaikan dampak penambahan (NH4)2H2PO4 pada produk biodiesel dari empat jenis sumber nabati di atas yang berdampak pada percepatan pembentukan etanol pada bahan dasar yang dipakai. Hasil penelitian ini memberikan indikasi bahwa pembentukan biotenol dari bahan alam bisa dipercepat dengan penggunaan khamir. Istilah yang lebih banyak dikenal adalah fermentasi bahan dasar Aren, Kelapa, Nipah dan Siwalan. Selain itu untuk mempercepat pembentukan etanol juga bisa ditambahkan (NH4)2H2PO4 atau lebih dikenal dengan diammonium dihidro fosfat.

Tulisan ilmiah ibu Trianik dan Listatie ini juga membeberkan potensi besar untuk penggantian bahan bakar fossil, dengan melakukan subsitusi bahan dasar alam nabati khususnya Aren, Kelapa, Nipah dan Siwalan. Sebagaimana diketahui bahwa empat jenis bahan alam ini mudah di dapat dari seluruh pelosok negeri Indonesia, termasuk juga keluarga dari empat jenis tanaman tersebut. Sudah sepantasnya kalau Indonesia mengembangkan lebih jauh lagi potensi sumber biodiesel yang ada sehingga betul betul mampu menggeser penggunaan bahan bakar fossil secara signifikan. Adanya pengembangan biodiesel ini juga akan berdampak positif pada petani lahan marginal yang biasanya sulit untuk melakukan cocok tanam secara intensif, sehingga hanya komoditas tertentu saja yang dapat dikembangkan.

Artikel terkait : Daun Mimba (Azadirachta indica A. Juss) Desinfektan Alami