FAMILY GATHERNG MAHASISWI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIDA GONTOR

UNIDA GONTOR PUTRI. Family gathering yang dilaksanakan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Darussalam Gontor di kampus putri mantingan ngawi berjalan dengan lancar dan meriah. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 7 maret tahun 2021. Acara tersebut terdiri dari sambutan-sambutan, pemberian penghargaan atau hadiah, penampilan dari setiap program studi dan foto bersama.  Acara pertama dimulai dengan pembukaan oleh dekan Fakultas Sains dan Teknologi yaitu Haris Setyaningrum S.Si, M.Sc. acara selanjutnya sambutan dari ketua Program Studi Agroteknologi yaitu Use Etica, S.P., MMA kemudian disambung dengan sambutan dari ketua Program Studi Teknik Informatika yaitu Dihin Moriyatmoko S.T. MT.

Sambutan Dekan Fak. Sains dan Teknologi

Pada saat ini dan yang akan datang bangsa Indonesia akan terjadi tiga era yaitu pertama Era Global Politicion, kedua Era Open Education dan terakhir Era Value Transitions, hal ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi pada waktu pembukaan dan sambutan acara family gathering.

Era Global Politicion ini merupakan ciri-ciri  negara yang mengalami transisi dari negara berkembang ke negara maju. Pada masa kovid-19 pada saat ini antar negara bersaing untuk mendapatkan vaksin. Persaingan antar negara ini diperlukan politisi untuk melobi negara-negara yang mempunyai vaksin. Pada saat ini diperlukan politisi yang handal, jujur dan bijaksana. Sepuluh tahun yang akan datang andalah yang menjadi politisi tersebut kata beliau nya dan disambut kata-kata Aamiin dan tepuk tangan yang meriah dari peserta family gathering. Perlu diketahui peserta acara tersebut dihadiri oleh jajaran pihak Dekanat, dosen Agroteknologi dan dosen Teknologi Informatika serta mahasiswi Prodi Agroteknologi dan Prodi Teknik Informatika.

Pemberian Penghargaan Pada Mahasiswi Berprestasi

Era Open Education, era ini seperti kita ketahui kata beliau nya belajar materi perkuliahan banyak sumber media pembelajaran baik dari youtube, facebook dan media lainnya. Oleh karena itu mahasiswi Unida Gontor pantang untuk ketinggalan informasi. Mahasiswi Unida Gontor harus menguasai data dan memanfaatkannya, kalau tidak akan ketinggalan pungkas beliau nya.

Era Value Transition, era di mana semua orang akan menuntut kesamaan “Equality”, kata beliau nya, mahasiswi nantinya akan menghadapi orang yang berbeda agama akan menuntut kesamaan agama, semua agama dianggap tidak ada perbedaan.

Terakhir kata Haris Setyaningrum S.Si., M.Sc tantangan ke depan sebagai mahasiswa Agroteknologi adalah ketahanan pangan Indonesia semakin turun, luas lahan tidak meningkat, konsumsi pangan dunia meningkat karena jumlah penduduk semakin tahun semakin meningkat. Indonesia termasuk negara agraris jika ditinjau dari ketersediaan sumber mata air. Tugas mahasiswa Agroteknologi meningkatkan produksi pangan dengan memanfaatkan teknologi. Sedangkan untuk mahasiswa Teknik Informatika ke depan akan terjadi peningkatan informsi yang cukup dahsyat, kalau sekarang kita masih mengenal 4G ke depan akan kita kenal 7G. Kemudian acara family gathering di buka oleh bapak dekan, selanjutnya sambutan dilanjutkan oleh ketua Prodi Agroteknologi dan Prodi Teknik Informatika.

Sambutan Ketua Prodi Agroteknologi

Sambutan ketua program studi Agroteknologi pada acara family gathering tersebut lebih mengarah pada arti penting diadakan acara family gathering (Femget). Menurut beliau ada 4 arti penting dalam kegiatan femget yaitu meningkatkan silaturrahmi, membangun tim yang solid, merefresh dan meningkatkan kinerja tim.

Meningkatkan silaturrahmi artinya menurut beliau nya adalah jika kita ketemu di jalan, di kelas, kita menebar senyum dan merasa akrab dengan yang lain. Sedangkan meningkatkan tim yang solid bisa diaplikasikan pada hal-hal yang baik seperti membuat tim PKM (Program Kreatif Mahasiswa) lebih banyak lagi, seperti yang diketahui kata beliau nya PKM untuk Fakultas Sains dan Teknologi tahun 2020-2021 hanya 7 yang lolos, ke depan dengan adanya famget sekarang lebih ditingkatkan lagi.

Penampilan Dari Mahasiswi Agroteknologi

Merefresh artinya kata beliau nya dengan adanya famget kita berhenti dan bersenang-senang sebentar dari kegiatan ujian tahfidz al-qur’an dan AKPAM (Angka Kredit Penunjang Akademik Mahasiswa) yang sudah dilaksanakan menuju persiapan menghadapi ujian akhir semester (UAS). Yang terakhir meningkatkan kinerja tim, yaitu mengevaluasi proposal PKM yang belum lolos dan mencoba untuk berkolaborasi antar prodi Agroteknologi dengan prodi Teknik Informatika.

Sambutan Dari Ketua Prodi Teknik Informatika

Sambutan dari ketua program studi Teknik Informatika menekankan pada cara menggali potensi dalam diri mahasiswi. Beliau berpendapat cara menggali potensi diri dengan cara mengenali kesukaan dan perubahan di sekitar lingkungan kita. Beliau mencontohkan di dalam mata kuliah Teknik Informatika banyak sekali cabang ilmu yang perlu di dalami dan berdasarkan kesukaan. Jika mahasiswi suka mendetiksi perubahan keadaan di sekitarnya maka di dalam judul skripsi atau judul PKM bisa mengambil judul “deteksi wajah mahasiswi mantingan yang tidak lolos AKPAM berdasarkan Detection of face Emotions

Penampilan Dari Mahasiswi Teknik Informatika

Ketua prodi Teknik Informatika menambahkan kompetisi dalam PKM jangan diartikan saling menjatuhkan antara tim satu dengan tim lainnya. Kompetisi lebih diartikan sebagai penambahan pengetahuan pungkas beliau. Jika kita lolos PKM itu merupakan penambahan keilmuan, sebaliknya jika kita tidak lolos PKM juga dianggap sebagai penambahan keilmuan yang lebih, karena kita dituntut mengevaluasi proposal PKM kita, mungkin dengan ketidak lolos proposal PKM, kita bisa mendapatkan ilmu yang lebih dari pada proposal lain yang lolos. Beliau bercerita proses mendapatkan jodoh, ketika beliau belum mendapatkan istri. Bapak Kaprodi Teknik Informatika ini dari SD sampai SMA selalu bersaing untuk menjadi juara kelas dengan seorang wanita (istri sekarang), dan beliau nya tidak bisa mengalahkan wanita tersebut. Suatu ketika setelah lulus SMA keduanya sama-sama melanjutkan ke tingkat Universitas, akan tetapi berbeda Universitas. Suatu saat bertemulah keduanya, pertama-tama masih kelihatan aroma persaingan yang ketat antara keduanya, akan tetapi keduanya memilih bersatu dalam bingkai perkawinan. Cerita tersebut kata beliau nya merupakan hikmah dalam berkompetisi. Cerita tersebut mendapatkan tepuk tangan yang meriah dari peserta famget.

Penulis : Admin Prodi Agroteknologi