Inovasi Produk Limbah Padi Untuk Kesejahteraan Petani

Praktek Pembuatan Arang Sekam
Praktek Pembuatan Arang Sekam

Petani selaku pelaku pertanian paling hilir dari pertanian belakangan ini menjadi isu sentral dalam pembangunan Indonesia. Tak lebih dan tak bukan, karena petani merupakan tulang punggung dalam pemenuhan pangan di Indonesia. Hampir semua wilayah di Indonesia menjadikan petani sebagai objek khusus dalam pengembangan sumber daya manusia.

Di wilayah ponorogo, petani juga menjadi perhatian khusus oleh pemerintah setempat dan institusi terkait, termasuk institusi pendidikan. Universitas Darussalam Gontor, melalui Program Studi Agroteknologi mendapatkan kepercayaan dari Kementrian Riset , Teknologi dan Pendidikan Tinggi(RISTEKDIKTI), Republik Indonesia untuk melakukan kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam bidang pertanian.

Adalah Ustadzah Mahmudah Hamawi, beserta Ustadzah Alfu Laila dan Niken Trisnaningrum sebagai anggota tim, melakukan program pemanfaatn limbah pertanian yaitu sekam untuk meningkatkan produktifitas pertanian dan nilai jual. Program ini adalah program yang sepenuhnya di danai oleh Ristekdikti dengan skema Hibah PKM tahun 2018. Program ini bekerja sama dengan dua kelompok tani di wilayah kecamatan Siman dan Mlarak.

Pemateri dalam Kegiatan PKM UNIDA

Kegiatan pada Kamis (11/10/2018) dihadiri oleh semua anggota kelompok tani di desa Jabung (Mlarak) dan Demangan (Siman). Dalam penjelasannya, Ustdazah Mahmudah menyampaikan tentang pengolahan limbah sekam padi untuk Arang dan Briket. Kegunaan dari Arang adalah untuk tujuan pertanian, baik sebagai pengikat pupuk maupun untuk pembenihan ataupun kegunaan lain. Sementara briket adalah turunan dari arang sekam untuk kebutuhan rumah tangga.

Petani yang tergabung dalam kelompok petani dua desa tersebut yang menjadi mitra UNIDA Gontor, nampak sangat antusias. Dalam sesi diskusi yang disampaikan, besar harapan mereka untuk kedepan untuk UNIDA Gontor bisa menghasilkan benih unggul sendiri dalam pengembangan pertanian di wilayah Ponorogo. Sebagaimana diketahui, bahwa UNIDA Gontor sedang melakukan pemurnian galur murni benih padi lokal.  Semoga bisa segera terpenuhi dalam rentang waktu yang tidak lama.

Berita Terkait : Dosen Agroteknologi Laksanakan Program Kemitraan Masyarakat