JAMUR PADA LIMBAH INDUSTRI KAYU PUTIH

oleh Umi Isnatin dkk

Limbah penyulingan daun kayu putih selama ini belum dimafaatkan untuk pupuk organik karena  sulit didekomposisi akibat kadar selulosa yang tinggi.  Disisi lain limbah ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku pupuk organik. Oleh sebab itu perlu dicari fungi yang memiliki kemampuan untuk menguraikan limbah tersebut. Fungi dapat mengekskresi enzim selulase yang berfungsi mendegradasi selulosa.  Sampel limbah diambil secara random  sampling di 3 tempat dilimbah pabrik kayu putih.   Fungi dikembangkan pada  media cair, kemudian diisolasi  dan diidentifikasi pada media padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 3 isolat fungi yang ada di limbah industri kayu putih dan yang mempunyai potensi untuk agen decomposer hanya 2 isolat yaitu Aspergilus niger danTrichoderma viride. Informasi lebih lanjut ada di tautan berikut.