KEISTIMEWAAN TANAMAN YANG TERMAKTUB DALAM AL-QUR’AN – #3

Tanaman adalah tumbuhan yang sengaja di budidayakan pada suatu ruang atau media untuk dipanen pada masa ketika sudah mencapai tahap pertumbuhan tertentu. Di dunia ada ribuan jenis tanaman. Dari jumlah yang sangat banyak ini ada beberapa tanaman yang secara spesifik termaktub dalam Al-qur’an. Aneka tanaman ini tentu saja memiliki keistimewaan dan kegunaan yang lebih dari pada tanaman yang lain untuk kehidupan manusia. Di samping itu tidak kalah istimewanya lagi, tanaman ini tumbuh subur di Indonesia. Setidaknya ada 14 jenis tanaman yang termaktub dalam Al-qur’an yang diambil dari beberapa sumber sebagai berikut:

11. Zaitun (Q.S. Abasa: 29)

Zaitun

Tanaman zaitun tumbuh subur di daerah yang beriklim panas dan sedang. Di Indonesia sudah mulai di budidayakan karena memang sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan terutama pada minyaknya. Buah zaitun bisa dimakan secara langsung namun yang masih muda, sedangkan yang tua bisa diolah menjadi minyak zaitun. Buah zaitun mengandung 80% air, 15% minyak, 1% protein, 1% serat sedangkan dari buah yang sudah diolah menjadi minyak mengandung omega 9, omega 6 (asam linoleat), zat besi, kalsium, polifenol, potasium, vitamin E dan K.

  1. Ekstrak buah zaitun yang bermanfaat sebagai antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit jantung koroner
  2. Zaitun sebagai anti-inflmasi yang dapat membantu mengatasi nyeri pada radang sendi atau arthritis.
  3. Zaitun membantu menjaga daya tahan tubuh untuk memperlambat proses penuaan dini dengan melindungi sel-sel dari oksidasi berlebih, dan membantu menjaga kesehatan kulit.

12. Jahe (Q.S. Al-Insan: 17)

Jahe

Jahe adalah tanaman herbal semusim,  dengan tinggi 40-50 cm.  Tumbuhan ini banyak digunakan sebagai bumbu dapur maupun obat-obatan. Tumbuhan yang mengandung 1-4 persen minyak atsiri dan oleoresin ini sesungguhnya memiliki banyak keistimewaan dan kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Di antara keistimewaan dan kandungan diantaranya;

  1. Jahe merupakan salah satu bahan alternatif untuk memperlancar sistem pencernaan. Masalah pencernaan seperti kolik dan dispepsia dapat diatasi dengan jahe. Kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada di pencernaan.
  2. Tanaman jahe dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar. Salah satu kandungan dalam jahe yang berperan dalam mencegah kanker adalah gingerol, phytonutrient dalam jahe yang juga memberikan rasa pada jahe yang unik. Gingerol juga mampu mencegah penyebaran dan bertambah parahnya sel tumor yang sudah tidak dapat di operasi.
  3. Gingerol ternyata juga bersifat anti-inflamatori. Jahe diperkirakan dapat menghambat komponen yang berperan dalam proses inflamatori dalam tubuh seperti sitokin, kemokin, kondrosit, dan leukosit.

13. Sawi (Q.S. Al-Anbiya’: 47)

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawi  Brassica juncea L.
Sawi

Sawi mudah ditemui di pasaran dengan harga relatif murah. Sawi juga banyak di konsumsi dengan berbagai cara seperti menjadi lalapan, lauk makan, hingga pelengkap hidangan lainnya. Meski populer, masih banyak orang yang tidak menyadari keistimewaan dan manfaat sawi. Berikut keistimewaan dan manfaat tanaman sawi:

  1. Sawi memiliki keistimewaan dan kandungan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh. Kandungan vitamin A dan C yang tinggi ditambah dengan senyawa lainnya, membuat sawi menjadi sayuran yang mampu untuk penangkal radikal bebas dan melindungi sel tubuh dari kerusakan.
  2. Sawi memiliki kandungan serat tinggi yang dapat membantu menyingkirkan racun yang berada dalam sistem pencernaan. Sedangkan kandungan klorofil dalam sawi dipercaya dapat membantu mengeluarkan racun lainnya dalam tubuh.
  3. Sawi memiliki kandungan suatu komponen yang bernama glucosinolate. Manfaat dari komponen ini salah satunya adalah sebagai penangkal pertumbuhan sel kanker.
  4. Keistimewaan tanaman sawi lainnya adalah menjaga sistem imun tubuh. Sawi memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Manfaat sawi untuk menjaga sistem imun tubuh juga didapatkan dari sifat antiinflamasinya yang dapat mencegah agar peradangan tidak semakin parah.
  5. Sawi dapat menambah asupan asam folat yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Asam folat berperan penting dalam pertumbuhan bayi karena berpengaruh pada pembentukan sel dan DNA.

14. Pisang (Q.S. Al-waqiah: 29)

Bibit Tanaman Pisang Raja Bulu kuning kultur jaringan paket isi 2 ...
Pisang

Buah pisang termasuk makanan yang sering di konsumsi oleh masyarakat dunia. Tidak hanya enak rasanya, namun keistimewaan dan manfaat sebagai penyembuh berbagai penyakit. Diantaranya:

  1. Pisang dapat menyembuhkan anemia. Pisang kaya vitamin B6. Buah ini dapat memancing reaksi-reaksi unsur kimia dari protein dan asam amino. Unsur kimiawi ini meningkatkan produksi sel darah merah, menjaga keseimbangan tubuh, membantu produksi energi.
  2. Buah pisang menyembuhkan banyak penyakit, pisang sangat dianjurkan untuk penyembuhan demam, gangguan sistem kerja pencernaan, kejang-kejang, dan terkilir. Jumlah potasium yang dikandungnya mencapai 0,24 persen. Kandungan ini memfasilitasi pembuangan ampas dari tubuh. Buah pisang terdiri atas air (75 persen), protein (1,3 persen), dan lemak (0,6 persen). Tiap buah pisang juga mengandung karbohidrat dan potasium dalam jumlah cukup.
  3. Pisang dapat menurunkan tekanan darah. Untuk mengurangi tensi darah, seseorang bisa mengkonsumsi pisang dengan beragam sajian, seperti jus yang dicampur dengan buah lainnya. Bisa juga dimakan langsung.

Artikel Terkait :

KEISTIMEWAAN TANAMAN YANG TERMAKTUB DALAM AL-QUR’AN – #1

KEISTIMEWAAN TANAMAN YANG TERMAKTUB DALAM AL-QUR’AN – #2