KEUTAMAAN BAGI ORANG YANG BERPUASA DI BULAN RAMADHAN

Hukum berpuasa pada bulan Romadhan adalah wajib, hal tersebut berdasarkan pada al-Qur’an, Sunnah dan Ijma’.

Dalam al Qur’an Allah swt berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ١٨٣  

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (Q.S al Baqara:138).

Dalam Hadist disebutkan, bahwa Rasulallah saw bersabda: Islam itu dibangun di atas lima perkara: Kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, Mendirikan Shalat, Menunaikan Zakat, Puasa di Bulan Ramadahn  dan Haji ke Baitullah. (H.R Bukhori Muslim).

Dalam hadist Talhah bin ‘Ubaidillah dikatakan (bahwa sesungguhnya, seorang laki-laki bertanya kepada Nabi saw dan berkata: Wahai Rasulallah, ceritakanlah kepadaku, puasa apa yang diwajibkan ku? Beliau bersabda: Bulan Ramadhan. Kemudian laki-laki itu bertanya lagi: Apakah ada selain itu? Beliau bersabda: Tidak ada, Kecuali puasa Sunnah.

Dalam Ijma’, Ulama sepakat bahwa hukum menjalankan puasa pada bulan Ramadhan adalah wajib. Dan bahwasanya Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang lima, yang merupakan salah satu perintah agama yang diwajibkan, dan adapun yang mengingkarin-ya adalah kafir dan keluar dari pada agama Islam.

Keutamaan Bagi Orang Yang Berpuasa Pada Bulan Ramadhan

Selain diwajibkan oleh ajaran agama, puasa pada bulan Ramdhan memiliki keagungan atau keutamaan bagi orang-orang yang menjalankannya, diantaranya adalah tersirat dalam hadist berikut:

Dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Nabi saw bersabda ketika ramadhan tiba: (Telah datang kepadamu Bulan yang penuh berkah, diwajibkan bagi kalian semua berpuasa padanya, pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dikekang, di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari pada seribu malam, dan barangsiapa yang memuliakann-ya, maka dia akan dimuliakan (H.R Ahmad dan An Nasai).

Dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: Sholat lima waktu, dan sholat Jum’at ke Jum’at berikutnya, dan ramadhan ke ramadhan berikutnya, menghapus dosa selama diantara keduanya segala bentuk kejahatan dijauhi. (H.R Muslim)

Dari Abi Said al Khudry r.a, bahwasanya Nabi saw bersabda: Barangsiapa berpuasa pada bulan ramadhan serta dia mengetahui batasan-batasan-ya, dan menjaga apa yang seharusnya dijaga, diampuni dosa sebelumnya. (H.R Ahmad dan Baihaqi (dengan Sanad yang bagus)).   

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan penuh perhitungan, diampuni dosanya yang terdahulu. (H.R Ahmad dan Ashab Sunan).

Dengan memahami secara ter-sirat keutamaan puasa bulan ramadhan bagi orang-orang yang menjalankannya pada hadist di atas, maka dapat disimpulkan beberapa keutamaan yang di dapat oleh orang yang menjalankannya, diantaranya adalah:

1. Pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, serta setan-setan dalam keadaan terbelenggu.

2. Orang yang menjauhi dosa-dosa besar diantara dua bulan ramadhan, maka puasa yang dilakukan akan menjadi pelebur dosanya.

3. Orang memiliki rasa iman dalam menjalani puasa, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.

Penulis : Haerul Akmal (Dosen Perbandingan Madzhab Unida Gontor)

Editing : Admin

Referensi: Fiqih Sunnah, Sayyid Sabiq.

Artikel Terkait :

1.PUASA PEMBERI SYAFA’AT DI HARI KIAMAT

2. Memahami Zakat Hasil Pertanian Dan Manfaat Serta Penerima Zakat