KULIAH UMUM “Data Iklim Bagi Pertanian Dan Tafsir Sains Al-Qur’an”

AGROTEK GONTOR – Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Darussalam Gontor pada hari rabu, 12 rajab 1442 / 24 februari 2021 telah sukses mengadakan acara kuliah umum bersama BMKG dan Ahli Tafsir Sains Al Quran.  Acara kuliah umum dilaksanakan di Hall Cios Unida Gontor secara offline dan online dengan peserta dari mahasiswa gontor, mahasiswi gontor, dan peserta umum.

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dibuka oleh sambutan dekan fakultas sains dan teknologi, Al Ustadz Haris Setyaningrum M.Si. Beliau mengatakan pentingnya dalam memiliki data di era ini, karena kedepanya bagi siapa yang menguasai data maka akan menguasai dunia.

Kuliah umum kali ini memiliki tema yang menarik, yaitu data Iklim Bagi Pertanian Dan Tafsir Sains Al-Quran. Acara kuliah umum dengan  tema yang menarik ini tentunya didampingi oleh pemateri yang juga sangat menarik, yaitu bapak imam wahyudi S.St., M.M dari Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) dan Al Ustadz Aqdi Rofiq Asnawi M.A selaku ahli tafsir sains Al Quran. Acara kuliah umum ini di pandu oleh saudara moderator, Gerhana El Habib mahasiswa UNIDA Gontor.

Foto Bersama Panitia Kuliah Umum

Bapak Imam Wahyudi, selaku pemateri pertama  membawakan judul pemanfaatan data iklim untuk pertanian cerdas iklim. Walaupun pemaparan bapak Imam Wahyudi melalui via zoom, namun penjelasan nya cukup jelas mengenai data iklim. “Data iklim merupakan informasi yang sangat penting untuk pertanian yang lebih cerdas” merupakan kutipan kalimat dari bapak Imam Wahyudi dalam menjelaskan pentingnya data iklim untuk pertanian.

Data iklim didapatkan dari alat-alat klimatologi seperti ombrometer untuk mengukur curah hujan. Adapun alat klimatologi yang diamanatkan kepada UNIDA Gontor dari BMKG yaitu AWS (Automatic Wheather Station), yaitu alat yang berfungsi untuk mendapatkan data iklim secara otomatis.

Pemateri ke dua, yaitu Al Ustadz Aqdi Rofiq Asnawi membawakan judul argumentasi sains Al-Qur’an melalui data iklim. Dalam pemaparanya beliau menjelaskan terdapat salah satu ayat Al-Qur’an yang menjelaskan terjadinya siklus air di bumi. Sebagaimana pada umumnya hujan dalam bahasa arab yaitu matarun dan raja’a artinya kembali, namun terdapat dalam ayat Al-Qur’an kata raja’a yang artinya hujan. Maksud dari ayat ini adalah untuk menjelaskan bahwasanya air dari hasil penguapan akan menjadi awan dan kembali lagi ke bumi dalam bentuk air hujan.

Foto Bersama Dengan Pemateri Kuliah Umum

Acara kuliah umum ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan sesi per-fotoan. Acara selesai bertepatan dengan waktu shalat dzuhur dan berakhir dengan khidmat.

Penulis : Vonda (Staf Agroteknologi, Unida Gontor)