KUNJUNGAN KE KEBUN PLASMA NUTFAH PISANG KELAS II YOGYAKARTA

Untuk memperkuat materi yang telah diperoleh di perkuliahan, mahasiswa program Studi Agroteknologi mengadakan kunjungan ke Balai Plasma Nutfah Pisang dan juga Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Balai Plasma Nutfah Pisang yang terletak di Desa Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Dengan jumlah 346 kultivar menjadikan Kebun Plasma Nutfah Pisang dikenal dengan kebun pisang dengan koleksi terlengkap se-Asia Tenggara. Salah satu koleksi pisang yang unik di Kebun Plasma Nutfah Pisang tersebut antara lain adalah pisang Raja Seribu yang berbuah sangat banyak, ataupun pisang Genderuwo yang daun, batang dan buahnya berwarna kemerah-merahan.

Beberapa fasilitas yang ada di Kebun Plasma Nutfah Pisang Yogyakarta antara lain Kebun Plasma Nutfah Pisang, Laboratorium Kultur Jaringan, Laboratorium Olahan dan Rumah Aklimatisasi (tempat adaptasi bibit tanaman). Selain pusat konservasi tanaman pisang,

Kebun Plasma Nutfah Pisang juga menjadi wisata edukasi baik bagi siswa ataupun mahasiswa. Kebun plasma nutfah menerima kegiatan Praktek Kerja Lapangan dan Joint research mahasiswa. Kebun plasma nutfah pisang juga menerima kunjungan siswa dari taman kanak-kanak sampai tingkat SMA. Saat ini Kebun Plasma Nutfah Pisang telah berkembang sampai pada produk olahan. Dianara produk olahan itu adalah Kripik Pisang, Ceriping Pisang dan Sari Buah Pisang.

Lokasi berikutnya yang menjadi tujuuan kunjungan adalah Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta. Rombongan mahasiswa Agroteknologi disambut oleh Kepala Ir. Wisnu Haryana Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta. Mahasiswa mendapatkan materi tentang sertifikasi karantina tumbuhan. Tugas dari Balau Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta terhadap keragaman genetik tumbuhan meliputi tindakan 8P, yaitu Pemeriksaan, Pengasingan, Pengamatan, Perlakuan, Penahanan, Penolakan, Pemusnahan dan Pembebasan. Disini mahasiswa menjadi paham bagaimana mekanisme persyaratan sertifikasi karantina pertanian.

Berita Terkait : Menilik Potensi pasar Tanaman Pisang Raja di Madiun