Inovasi Mesin Penyiraman Bawang Merah, Memudahkan Petani

Alat Penyiram Bawang Merah

Menyiram tanaman bawah merah bagi petani merupakan hal yang melelahkan, apalagi lahan yang dimiliki berhektar-hektar. Sakit punggung, waktu yang terbuang, tenaga kerja yang sulit didapatkan mengilhami seorang petani asal Nganjuk, Jawa Timur, Bapak Dedik Solichin untuk merangkai sebuah alat penyiram bawang merah.

Bapak Dedik yang berasal Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk menciptakan teknologi tepat guna untuk menyiram bawang merah. Dengan alat tersebut praktis dan hemat biaya, juga mempercepat pekerjaan petani yang biasanya membutuhkan waktu 1 hari menggunakan ember sekarang dapat dilakukan hanya 3 jam saja untuk luasan 1 hektar.

Mahasiswa Agroteknologi semester 6 UNIDA Gontor berkesempatan untuk mengunjungi dan belajar ke lokasi pembuatan alat tepat guna tersebut. Kunjungan ini adalah sebagai praktikum lapangan mata kuliah “Mekanisasi Pertanian”.

Inovasi Mekanisasi Alat
Inovasi Mekanisasi Alat Penyiram Bawang Merah

Cara kerja mesin tersebut adalah mengapung di sela-sela lahan pertanaman bawah merah, selanjutnya mesin diesel berukuran 3 tak yang dipasang akan menyedot air dan menyemprot melalui spray ke kanan dan ke kiri areal lahan bawang merah.

Dengan penemuan ini, Dedik yang juga seorang lulusan SMK jurusan elektro ini mengaku bisa menghemat biaya 80% untuk biaya tenaga kerja. “Jika kita menggunakan tenaga kerja dalam 1 ha kita membutuhkan 5-6 orang/hari  dengan upah 70 ribu/ orang. Artinya dalam sehari biaya penyiraman bisa mencapai 420 rb/hari”, unkapnya.

Saat ini Dedik memproduksi alat tersebut sesuai dengan pemesanan, baik dari dalam maupun luar kota dengan harga 2,5 juta per unitnya. Kemampuan untuk produksi 1 alat membutuhkan waktu 3 hari, karena keterbatasan tenaga ahli. Untuk kedepannya Dedik akan melatih dan merekrut karyawan apabila permintaan semakin tinggi.

Dengan kunjungan ini, diharapkan mahasiswa Agroteknologi dapat menambah wawasannya dan menjadi inspirasi untuk malahirkan ide-ide baru yang berkaitan dengan mekanisasi pertanian.