Mahasiswa presentasi dalam konferensi internasional di Universitas Negeri Yogyakarta

Yogyakarta (5/5 2018). Kabar cukup menggembirakan dari mahasiswa program studi Agroteknologi UNIDA Gontor. Adalah Topan Adi Pondra (semester 4) menyampaikan materi presentasi dalam konferensi internasional di Universitas Negeri Yogyakarta pada 7-8 Mei 2018. Dikutip dari laman resmi konferensi, http://seminar.uny.ac.id/icriems/, Topan sapaan akrab mahasiswa ini, menyampaikan judul presentasi ” Efficacy of fogging on corn kernels to biological performance of Maize weevil, Sitophilus maize L “. Artikel ini membahas tentang salah satu kearifan lokal masyarakat ponorogo yaitu melakukan pengasapan pada benih simpan jagung sebelum digunakan. Kebiasaan masyarakat ini juga tidak hanya terjadi di Ponorogo tapi juga hampir diseluruh masyarakat jawa pada umumnya. Pengasapan dilakukan dengan meletakkan di atas tungku (pawon-jawa) sehingga secara periodik benih jagung bisa terasapi dengan baik.

Konferensi yang diberi nama International Conference on Research, Implementation, and Education of Mathematics and Science (5th ICRIEMS) mengangkat tema “revitalizing research and education on mathematics and science for innovations and social development”.

Presentasi yang disampaikan oleh mahasiswa Agroteknologi ini mendapat respon yang positif dan baik dari peserta konferensi. Dalam presentasinya, ia memaparkan bahwa pengasapan (fogging) adalah metode yang secara ilmiah terbukti murah dan ramah untuk penyimpanan benih jagung dan kemungkinan juga untuk komoditas yang lain. Untuk itu ia menyarankan metode ini bisa digalakkan sebagai salah satu cara yang efektif dalam menanggulangi hama gudang, kumbang jagung, Sitophilus maize.

Berita Terkait : University Putra Malaysia Belajar Wakaf Pertanian Di UNIDA Gontor