Gontor Agrotech Science Journal Menuju Jurnal Bereputasi Internasional

Salah satu hasil luaran dari penelitian yang wajib dipenuhi oleh seorang peneliti adalah jurnal ilimiah. Hasil penelitian yang tidak dipublikasikan di jurnal ilmiah seakan-akan tidak ada gunanya karena hasil penelitian tersebut hanya diketahui oleh khalayak terbatas dan tidak bisa dikembangkan oleh pihak lain sehingga kurang dalam hal asas kebermanfaatan. Sebagai peneliti, menulis jurnal harus memilih pada penerbit yang terpercaya dan berkualitas, dalam hal ini adalah menulis di jurnal bereputasi yang telah terindeks. Selain lebih terpercaya, menulis pada jurnal berputasi yang telah terindeks akan menambah peluang jurnal disitasi oleh pembaca sehingga bisa dikembangkan untuk penelitian yang lain. Sejalan dengan permintaan penulis yang tinggi untuk bisa menerbitkan manuscript di jurnal bereputasi, pengelola jurnal juga harus bekerja keras untuk meningkatkan indeksasi jurnal yang dikelola agar dapat memberikan wadah kepada penulis.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengurus jurnal agar indeksasi jurnal terus meningkat sampai level internasional. Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk pengembangan jurnal ilmiah. Strategi pertama adalah perbaikan kualitas jurnal, dengan mengikuti platform jurnal internasional atau rambu-rambu akreditasi dikti. Berikutnya adalah membuat pengaturan website jurnal (OJS) yang informative, dan terakhir adalah diseminasi indeksasi pada portal jurnal dan juga promosi. Strategi tahapan indeksasi bisa dimulai dari yang paling mudah, dimulai dari Portal Garuda, SINTA, Google Scholar, EBSCo, DOAJ, ACI, Scopus dan terakhir web of science. Manajemen jurnal juga harus ditingkatkan dengan dukungan staf dan IT yang memadai, komitmen dari tim editor, serta dukungan dari mitra bestari yang cukup. Hal tersebut disampaikan  oleh Prof. Komang G. Wiryawan selaku President Indonesian Association of Scientific Journals Editor pada 27 April 2019 di acara Workshop on Scientific Article Writing and Reputable International Journals Management. Acara tersebut diinisiasi oleh Indonesian Journal of Sustainability Accounting an Management diadakan di Grand Tjokro Premiere Bandung  dari tanggal 27 April – 28 April 2019.

Dosen program studi Agroteknologi, Lutfy Ditya Cahyanti, SP. MP selaku dewan Editor Gontor Agrotech Science Journal  serta Mahmudah Hamawi, SP. MP selaku reviewer Gontor Agrotech Science Journal mengikuti workshop tersebut. Hal ini dilakukan untuk terus meningkatkan kualitas dari Gontor Agrotech Science Journal yang saat ini telah terindeks di Sinta 3. Selain Sinta, Gontor Agrotech Science Journal juga telah terindeks di DOAJ, Portal Garuda, Google Scholar dan Copernicus. Saat ini, Gontor Agrotech Science Journal terus berbenah untuk  meningkatkan nilai akreditasi dari Sinta 3 menuju Sinta 1.

Acara workshop terbagi menjadi 2 hari dengan menghadirkan banyak pakar, tidak hanya Prof. Komang, tetapi masih banyak lagi. Acara pada hari pertama atau 27 April 2019, workshop berisikan materi tentang pengelolaan dan manajemen jurnal  dengan tajuk utama Journal Indexation Strategies to Scopus and Web of Science 120 Development and Utilization of a Reputable International Journal Standard Website. Pemateri yang hadir yaitu Yoga Dwi Ariandi, ST. (Kepala Seksi Junal Ilmiah Nasional Subdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual), Prof. Komang G. Wiryawan, President Indonesian Association of Scientific Journal Editors) dan Dr. Lukman Ka.Subdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah.

Sedangkan di hari kedua 28 April 2019 pemateri yang hadir yaitu Prof. Hasan Fauzi (International Center for Social and Environmental Accounting Research and Development (ICSEARD) dan Juniati Gunawan PhD, CGFS, CGPS.  Pada hari kedua, yang menjadi tema besar kegiatan workshop adalah Research and Publication on Sustainability Issues dan Journal Editors Tell Us How to Publish Successfully. Disini, para peserta workshop belajar bagaimana cara menghasilkan manuscript yang bisa dipublikasikan di jurnal ilmiah internasional bereputasi.

Artikel Terkait : Jurnal AGROTECH Gontor Menjadi Rujukan Jurnal di Scopus