Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Flora Dan Fauna Pada Tanaman Kakao (Theobroma Cacao)

 

Keanekaragaman hayati flora dan fauna pada kebun kakao sangatlah beragam jenis dan manfaatnya. Diantara keanekaragaman tersebut ada yang bersifat mutualisme dan ada juga yang bersifat parasitisme. Keanekaragaman hayati pada kebun kakao dimanfaatkan untuk proses membantu memperbaiki produktifitas buah kakao, diantara kegiatan dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati adalah penyuburan, penyerbukan, pengendalian hama, penaungan, dan ada yang membantu terjadinya fermentasi.

Cacing Penyubur Tanah

Adapun yang membantu melakukan penyuburan adalah cacing tanah(lumbriciana), cacing tanah membantu menguraikan seresah yang ada di sekitar tanaman. Di samping menyuburkan tanah, lubang bekas jalan cacing tanah berada juga berfungsi memperbaiki aerasi dan drainase di dalam tanah sehingga tanah menjadi gembur. Cacing tanah juga membantu pengangkutan sejumlah lapisan tanah dari bahan organik dan memperbaiki struktur tanah.

Kupu-kupu
Lebah

Dan yang membantu dalam penyerbukan adalah beberapa fauna seperti lebah, kupu-kupu, kumbang, semut dll. Penyerbukan akan membuat buah menjadi tumbuh dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Sedangkan pemanfaatan keanekaragaman hayati dalam pengendalian hama biasa menggunakan fauna seperti semut hitam(Dolichoderus thoracicus), semut hitam berguna untuk memberantas keberadaan kutu yang dapat merusak buah, sehingga kualitas produksi menjadi lebih baik.

Semut Hitam

Melihat dari semua pernyataan diatas, kita bisa mengetahui bahwa keanekaragaman hayati memiliki banyak manfaat bagi ekosistem. Keanekaragaman hayati sebagai penyaimbang ekosistem, oleh karena itu kita tidak boleh melakukan pemberantasan OPT secara besar besaran karena itu akan berdampak pada keberlangsungan kehidupan di suatu ekosistem.

By : Abdullah Syafiq Jauhari