PORANG MERUPAKAN TANAMAN EKSPOR MENJANJIKAN

Apa Tanaman Porang?

Porang adalah tanaman yang toleran dengan naungan hingga 60%. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 sampai 700 m dpl. Sifat tanaman tersebut dapat memungkinkan di budidaya-kan di lahan hutan di bawah naungan tegakan tanaman lain, namun tanaman ini lebih baik di tanam pada daerah terbuka. Porang atau dikenal juga dengan nama iles-iles adalah tanaman umbi-umbian dari spesies Amorphophallus muelleri.

Ciri-ciri Tanaman Porang dan Perbedaan Dengan Suweg, Wakur dan Iles-iles

Ada beberapa tanaman yang fisiknya mirip dengan tanaman porang baik itu bentuk batang serta umbi-nya, banyak masyarakat yang salah membedakan tanaman porang dengan tanaman yang sejenis.

Porang (Amorphophallus muelleri)

  • Daun : daun lebar,ujung daun runcing dan berwarna hijau muda.
  • Batang: kulit batang halus dan berwarna belang-belang hijau dan putih.
  • Umbi : pada permukaan umbi tidak ada bintil, umbi berserat halus (seperti kristal) dan berwarna kuning ke orenan.
  • Lain-lain : pada setiap pertemuan cabang ada bubil/katak (bibit porang)

Suweg (Amorphophallus campanulatus forma hortensis)

Tanaman Suweg

  • Daun : daun kecil,ujung daun runcing dan berwarna hijau muda mengkilap.
  • Batang: kulit batang agak kasar (ada duri) dan berwarna belang-belang hijau dan putih.
  • Umbi: pada permukaan umbi banyak bintil dan kasar, umbi berserat halus dan berwarna putih.
  • Lain-lain: pada setiap pertemuan cabang tidak ada bubil/katak . umbi bisa di konsumsi setelah direbus

Walur (Amorphophallus campanulatus forma sylvestris)

Tanaman Walur
  • Daun: daun kecil, ujung daun runcing dan berwarna hijau muda mengkilap.
  • Batang: kulit batang kasar dan berwarna hijau keunguan dan bercak putih.
  • Umbi: pada permukaan umbi banyak bintil dan kasar, umbi berserat halus dan berwarna putih.
  • Lain-lain: pada setiap pertemuan cabang tidak ada bubil/katak

Iles-iles Putih (Amorphophallus variabilis)

Tanaman Iles-iles Putih
  • Daun: daun kecil, ujung daun runcing dan berwarna hijau tua.
  • Batang: kulit batang halus dan berwarna ungu dan bercak putih.
  • Umbi: pada permukaan umbi ada bintil, umbi berserat halus dan berwarna putih.
  • Lain-lain: pada setiap pertemuan cabang tidak ada bubil/katak.

Pembibitan Tanaman Porang

Untuk bibit biasa digunakan dari potongan umbi batang maupun umbi-nya yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung.

Manfaat Tanaman Porang

Manfaat porang ini banyak digunakan untuk bahan baku tepung, kosmetik, pen-jernih air, selain juga untuk pembuatan lem dan “jelly”. Umbi porang banyak mengandung glucomannan berbentuk tepung. Glucomannan merupakan serat alami yang larut dalam air biasa digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental, bahkan dapat digunakan sebagai bahan pembuatan lem ramah lingkungan dan pembuatan komponen pesawat terbang, demikian di lansir laman resmi Kementerian Pertanian.

Peruang Ekspor Tanaman Porang

Tanaman porang memiliki nilai strategis untuk dikembangkan, karena punya peluang yang cukup besar untuk diekspor. Catatan Badan Karantina Pertanian menyebutkan, ekspor porang pada tahun 2018 tercatat sebanyak 254 ton, dengan nilai ekspor yang mencapai Rp. 11,31 miliar ke negara Jepang, Tiongkok, Vietnam, Australia dan lain sebagainya. Umbi porang saat ini masih banyak yang berasal dari hutan dan belum banyak di budidaya-kan. Ada beberapa sentra pengolahan tepung porang saat ini, seperti di daerah Pasuruan, Madiun, Wonogiri, Bandung serta Maros.

Artikel Terkait : TEKNIK FERMENTASI UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL KAKAO