PRINSIP DASAR PEMANGKASAN TANAMAN BUAH

Prinsip Dasar Pemangkasan

Pada prinsipnya pemangkasan dilakukan untuk membuang cabang atau ranting pohon yang tidak bermanfaat, merangsang munculnya tunas vegetatif pada ranting-ranting yang sebelumnya berbuah, sekaligus mengendalikan pertumbuhan tanaman yang berlebihan sehingga dapat mendukung kontinuitas produksi. Ranting / dahan yang perlu di pangkas adalah ranting-ranting kecil yang tidak berguna dan apabila batang sudah besar kemungkinan besar ranting tersebut akan mati, maka potonglah ranting-ranting tersebut sebelum mati dengan sendirinya, itu berlaku bagi semua ukuran pohon kecil atau pun besar.

Secara umum pemangkasaan ada dua yaitu pemangkasan bentuk dan pemangkasan perawatan. Pemangkasan bentuk bertujuan untuk memperkuat batang dan cabang untuk menahan buah. sedangkan pemangkasan perawatan lebih diperuntukkan untuk mengatur tajuk agar sinar mata hari masuk secara merata pada tanaman buah. hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas buah dan produksi buah.

Pemangkasaan Bentuk

Pemagkasan bentuk tanaman buah di bagi menjadi tiga cara yaitu Central leader system, Open centre system, dan Modified leader system.

  • Central leader system adalah batang utama dan cabang dibiarkan tumbuh bersama. Cabang tanaman tidak boleh lebih tinggi dari pada batang utama, jika hal tersebut terjadi maka cabang dipangkas. Kelebihan sistem pemangkasan ini adalah pohon menjadi lebih kuat. Sedangkan kelemahannya adalah rendahnya kualitas buah dan menyulitkan pada saat panen.
  • Open centre system adalah batang utama dibiarkan tumbuh pada ketinggian tertentu kemudian di potong. Cabang dibiarkan tumbuh vertikal sehingga batang utama lebih rendah dari cabang pohon buah. pemangkasan dengan sistem ini menggabarkan seperti huruf “V” Kelebihan sistem pemangkasan ini adalah sinar matahari maksimal tersedia untuk semua cabang pohon buah, sehingga meningkatkan kualitas buah dan produksi buah. kelemahan sistem ini adalah struktur pohon lemah dan cabang cenderung patah.
  • Modified leader system adalahmembiarkan batang utama tumbuh sampai ketinggian tertentu, kemudian batang utama ditarik kesamping dan cabang dibiarkan tumbuh vertikal, sehingga batang utama dan cabang mempunyai ketinggian yang sama.Kelebihan sistem ini adalah dapat meningkatkan kulaitas buah, produksi buah, struktur pohon kuat dan cabang tidak mudah patah. Kelemahannya adalah butuh keterampilan khusus untuk mengaplikasikan sitem ini.

Pemangkasan Perawatan

Pemangkasan perawatan dilakukan dengan dua tujuan umum yaitu pertama untuk mengontrol ukuran pohon, sinkronisasi vegetatif dan reproduktif, serta dapat digunakan untuk merangsang pembungaan di luar musim dan produksi buah, yang kedua peningkatan produksi dan kualitas buah. Pemangkasan perawatan ada dua yaitu Heading back dan Thinning out.

  • Pemangkasan Heading back adalah dilakukan dengan memotong bagian ujung cabang, sehingga cabang akan memunculkan kuncup baru (cabang lateral). Pemangkasan ini akan mendorong penyebaran pertumbuhan dan menghasilkan tanaman yang lebat dan padat.
  • Pemangkasan Thinning out adalah dilakukan dengan cara memotong cabang lateral atau batang utama sehingga cabang batang menjadi lebih besar. Pemangkasan menghasilkan struktur pohon terbuka dan memberikan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya. Pemangkasan ini akan menghasilkan cahaya matahari masuk merata ke daalam pohon buah sehingga buah yang dihasilkan berkualitas tinggi.

Pemangkasan bentuk dan pemangkasan perawatan setiap tanaman buah berbeda-beda tergantung dari jenis tanaman buah yang mau dipangkas. Pemangkasan mangga berbeda dengan pemangkasan yang dilakukan pada anggur. Lebih lanjut akan dibahas pada artikel terpisah.

Sumber: Division of Fruits and Horticultural TechnologyICAR- Indian Agricultural Research InstituteNew Delhi

Baca juga artikel:

KEKAYAAN KULTIVAR PADI LOKAL PONOROGO  

MEMPERCEPAT PEMBUNGAAN PADA TANAMAN BUAH DURIAN