Prodi Agroteknologi Unida Gontor Hadiri Forum Komunikasi Perguruan Tingi Pertanian Indonesia (FKPTPI) Di Universitas Padjajaran

Prodi Agroteknologi Unida Gontor Hadiri Forum Komunikasi Perguruan Tingi Pertanian Indonesia (FKPTPI) Di Universitas Padjajaran

Sumedang – Kepala Program Studi Agroteknologi, Use Etica, Amd, S.P., M.M.A. menghadiri Seminar Nasional dan Lokakarya Nasional dengan tema “Peran Perguruan Tinggi Pertanian dalam Menghasilkan Sumber Daya Manusia di Era Revolusi Industri 4.0”, di Universitas Padjajaran, Selasa-Rabu (22-33/09).

Pembahasan utama pada seminar tersebut adalah bahwa Otonomi Daerah yang ada saat ini, tidak fokus kepada peningkatan jumlah dan sumberdaya manusia (SDM) pertanian yang memadahi dan berkualitas. Selama ini pembangunan pertanian kurang menjadi prioritas pembangunan daerah, namun sekarang di era revolusi industri 4.0 peranan SDM pertanian mulai diperhatikan. Sektor sumber daya manusia memegang peranan sangat penting dalam pembangunan pertanian sehinga diperlukan adanya suatu sistem pendidikan yang mampu menjamin kualitas SDM pertanian di Indonesia.

Use Etica, Amd.,S.P., M.MA, sebagai Perwakilan Dosen Agroteknologi UNIDA Gontor
Use Etica, Amd.,S.P., M.MA, sebagai Perwakilan Dosen Agroteknologi UNIDA Gontor

Tujuan Semiloka Nasional  FKPTPI antara lain :

  1. Mendapat dan membagikan informasi tentang peran perguruan tingi dalam mendukung program pembangunan pertanian.
  2. Mendapat dan membagikan informasi tentang peran perguruan tingi dalam menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas.
  3. Memantapkan kurikulum yang dikembangkan dalam pendididkan tinggi pertanian untuk mendukung era revolusi 4.0

Topik seminar dan lokakarya nasional FKPTPI adalah peran perguruan tinggi pertanian dalam menghasilkan sumberdaya manusia di era revolusi industri 4.0 dengan tema :

  1. SDM, pemberdayaan, sosiologi dan komunikasi pertanian.
  2. Sumberdaya lahan, alam dan lingkungan serta perubahan iklim.
  3. Budidaya tanaman, kehutanan, ketahanan pangan, keamanan pangan serta pengendalian hama penyakit tanaman.
  4. Teknologi pangan dan pertanian berkelanjutan, peternakan dan start-up bisnis pertanian digital.
  5. Ekonomi, kelembagaan dan pembangunan pertanian.