MENGENAL PAKAR ILMU PERTANIAN MUSLIM DAN MAHA KARYANYA

IBNU AWWAM

Ibn Al-Awwam juga disebut Abu Zakariya Ibn Al-Awwam atau Abu I-Khayr al-Ishbili adalah seorang cendekiawan muslim dalam bidang pertananian, daerah perkembangannya di Seville di Spanyol selatan pada akhir abad ke 12. Beliau menulis sebuah buku pedoman tentang pertanian yang diberi judul Kitab Al-Filaha yang artinya Buku Pertanian. Buku ini membahas tentang pertanian secara konprehensif, diterjemahkan dalam bahasa Spanyol (Madrid 1802) dan bahasa Prancis (paris 1865), dan selanjutnya diterjemahkan dalam bahasa Ingris. Hasil maha karyanya menjadi rujukan bidang pertanian di daerah Eropa pada abab ke 19. Hasil pemikiran beliau telah banyak menyuburkan tanah Eropa lewat pertanian yang tepat guna dan teknologi pertanian yang sampai saat ini masih digunakan seperti teknologi okulasi, stek dll.

Ilustrasi gambar Ibnu Awwam

Pakar ilmu pertanian ini mempunyai nama lengkap Abu Zakariya Yahya ibn Muhammad ibn Ahmad ibn Al-‘Awwam Al-Ishbili. Beliau adalah pemilik lahan pertanian yang luas dan melakukan eksperimen atau percobaan berbagai macam tanaman. Beliau melakukan eksperimen berbagai macam tanaman dengan buku panduan yang dibaca dari para pendahulu dan pengalamannya. Dari pengetahuan dan pengalamannya serta hasil eksperimen yang dilakukannya, kemudian di tuliskan dalam bentuk buku Al-Filaha.

MAHAKARYA  AL-FILAHA

Buku Al-Filaha merupakan hasil mahakarya dari Ibnu awwam. Buku ini dibagi menjadi tiga puluh empat bab. Tiga puluh bab menuliskan tentang budidaya pertanian dan teknologinya sampai pasca panen dan empat bab terakhir menuliskan peternakan.

Buku Al-Filaha membahas 4 bab tentang berbagai jenis tanah, pupuk, irigasi, dan perencanaan tata letak tanaman. Pada saat ini bahasan jenis tanah diarahkan pada kesesuaian tanah pada tanaman tertentu dan kesuburan tanah, hal ini agar tanah mampu menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Pembahasan pupuk pada saat ini lebih mengarah pada pupuk yang ramah lingkungan dan tidak merusak tanah. Model Irigasi pada saat ini berkembang pesat, ada irigasi tetes, irigasi permukaan, irigasi bawah permukaan dll. Tata letak tanaman pada saat ini dikembangkan pada konsep vegetasi lansekap tanaman.

Ilustrasi gambar pengolahan tanah

Selanjutnya 5 bab dari buku Al-Filaha membahas tentang tanaman buah-buhan beserta teknologinya seperti teknologi okulasi, pemangkasan, dan teknologi stek. Buku ini juga membahas secara khusus beberapa teknologi budidaya tanaman buah yang memiliki perbedaan diantara tanaman buah yang lainnya.

Ilustrasi gambar tanaman buah

Bab lainnya membahas tentang mekanisasi pertanian seperti alat pegolah tanah dan juga cara pemilihan benih. Bab ini banyak mendiskusikan tanaman biji-bijian dan tanaman polong-polongan. Buku ini yang sangat manujubkan adalah di masa lampau pada abad 12 sudah dirancang teknologi budidaya tanaman aromatik dan tanaman industri.

Ilustrasi gambar gejala penyakit tanaman

Pembahasan tentang hama dan penyakit tanaman menyebar diberbagai bab, pembahasan tentang hama dan penyakit dibahas gejala penyakit dan bagaimana metode atau cara pengobatannya. Satu bab membahas secara khusus tentang teknologi pengawetan dan penyimpanan makanan setelah panen.

Ilustrasi gambar peternakan hewan

4 bab terakhir membahas tentang peternakan seperti kuda dan sapi. Disamping itu juga membahas tentang penyakit dan cedera pada kuda dan sapi serta pengobatannya.

Referensi:

1. https://en.wikipedia.org/wiki/Ibn_al-%27Awwam#Biography
2. https://www.boombastis.com/kisah-ibnu-al-awwam-pakar-ilmu-pertanian/256141
3. https://syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/tamaddun/article/view/6076
 

Penulis Admin Web Agroteknologi